Jogjakarta News Online -Wonosari - Festival Kesenian Yogyakarta (FKY) di Kabupaten
Gunungkidul resmi dibuka ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Gunungkidul
pada hari Rabu (03/09/2014). Selanjutnya langsung disambut tarian jathilan
kolosal yang dibawakan 200 penari dan 20 pengrawit di Eks Terminal Baleharjo,
Wonosari - Gunungkidul.
Tari kolosal garapan Sri Suhartanti ini mampu memukau ribuan penonton dengan atraksi 25 bujang ganong dan ratusan penari latar.
"Ada 220 penari dan pengrawit dari beberapa sekolah dan sanggar ini berlatih bersama-sama, sebanyak 5 kali dan hari ini tampil membuka FKY di Gunungkidul yang sebelumnya sudah diramaikan pawai kesenian traditional," tambah Sri.
Bupati Gunungkidul, Hj Badingah, S.Sos mengatakan dengan adanya event-event kebudayaan dan kesenian tradisional ini diharapkan daerah tidak mengalami krisis jati diri dan jangan kepincut budaya lain yang bertentangan dengan budaya kita.
"Kesenian yang ditampilkan adalah potensi yang ada di Kabupaten Gunungkidul dan sekitarnya, baik kesenian tradisional, modern dan kontemporer juga ada. Sehingga kesenian yang ada bisa dinamis tidak berhenti atau statis itu2 saja," tambahnya.
Tari kolosal garapan Sri Suhartanti ini mampu memukau ribuan penonton dengan atraksi 25 bujang ganong dan ratusan penari latar.
"Ada 220 penari dan pengrawit dari beberapa sekolah dan sanggar ini berlatih bersama-sama, sebanyak 5 kali dan hari ini tampil membuka FKY di Gunungkidul yang sebelumnya sudah diramaikan pawai kesenian traditional," tambah Sri.
Bupati Gunungkidul, Hj Badingah, S.Sos mengatakan dengan adanya event-event kebudayaan dan kesenian tradisional ini diharapkan daerah tidak mengalami krisis jati diri dan jangan kepincut budaya lain yang bertentangan dengan budaya kita.
"Kesenian yang ditampilkan adalah potensi yang ada di Kabupaten Gunungkidul dan sekitarnya, baik kesenian tradisional, modern dan kontemporer juga ada. Sehingga kesenian yang ada bisa dinamis tidak berhenti atau statis itu2 saja," tambahnya.
0 komentar:
Posting Komentar
Berkomentarlah dengan sopan